8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026

8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026
1 Min Read 0 15

8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 Berita TECH G | LIST Review Tutorial OPINI Video TikTok YouTube Facebook GB Live! Freebies Free Games Giveaway TopupNEW No Result View All Result Android iOS PC PS4 PS5 Switch XBOX One Xbox Series X Genshin Impact GTA GB Live! Berita TECH G | LIST Review Tutorial OPINI Video TikTok YouTube Facebook GB Live! Freebies Free Games Giveaway TopupNEW No Result View All Result No Result View All Result Gamebrott > G | LIST > 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 by Javier Ferdano 15 Februari 2026 in G | LIST Reading Time: 7 mins read A A A A Reset 0 0 SHARES 0 VIEWS Bagikan ke FacebookShare on Twitter Franchise Game Wajib Comeback – Tahun 2026 baru saja dimulai. Industri video game kini gencar memperlihatkan game-game baru serta franchise lama yang dibangkitkan kembali dengan remake, remaster, maupun sekuel baru. Kehadiran franchise-franchise lama ini tentu sangat dinanti oleh para fans. Namun, masih banyak franchise yang masih belum muncul game barunya. Dan pada artikel kali ini, Gamebrott akan membahas 8 franchise game yang wajib comeback di tahun 2026. Daftar isi 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026TitanfallGuitar HeroBreath of FirePrototypeDino CrisisMidnight ClubTenchuBloody Roar 8 Franchise Game yang Wajib Comeback di Tahun 2026 Berikut adalah 8 franchise game yang wajib comeback di tahun 2026 menurut pendapat kru Gamebrott. Titanfall Titanfall Franchise pertama yang menurut Gamebrott perlu untuk kembali adalah Titanfall. Franchise ini merupakan franchise game First-Person Shooter di dunia sains fiksi dan dikembangkan oleh Respawn Entertainment. Pemain mengendalikan seorang pilot yang berperang di masa depan baik menggunakan persenjataan canggih hingga robot titan bertarung 6 lawan 6. Dengan gameplay fast-paced dan juga mekanik unik seperti wall-running, game ini begitu populer dikalangan fans FPS. Namun sayangnya, game ini tidak memiliki kelanjutan sejak Titanfall 2 dan Respawn mengembangkan franchise ini melalui Apex Legends yang berada di Universe yang sama. Kabar terakhirnya proyek game dengan kode R7 telah dibatalkan pada bulan April 2025. Guitar Hero Guitar Hero Game selanjutnya adalah game Rhyhtm yang sangat populer di kalangan gamer terutama gamer Indonesia yaitu Guitar Hero. Franchise yang satu ini sangat populer hingga memunculkan spin-off seperti DJ Hero dan Band Hero. Game ini populer karena gameplaynya yang seru dimana pemain memainkan lagu-lagu rock klasik hingga modern. Tak hanya bermain sendiri, game ini juga menyediakan fitur multiplayer co-op ataupun battle dan membuat permainan semakin seru dimainkan bersama teman. Namun sejak 2010, game ini tidak dilanjutkan lagi karena franchise berstatus hiatus dibawah naungan Activision meskipun sempat kembali pada tahun 2015 dengan Guitar Hero Live. Dan pada tahun 2026 ini, rasanya game tersebut sudah seharusnya kembali karena masih dinanti oleh para gamer hingga sekarang. Breath of Fire Breath of Fire Game JRPG tentunya sangat bervariasi. Dan salah satu franchise game JRPG yang populer di Indonesia adalah Breath of Fire terutama seri ke-4 game tersebut yang bahkan mendapatkan mod “Bahasa Indonesia”. Game yang satu ini cukup unik dimana di setiap serinya, MC selalu bernama Ryu yang merupakan seorang pemuda dari klan naga dan dapat berubah menjadi Naga. Tak hanya itu, karakter Heroine juga mayoritas bernama Nina yang merupakan gadis berambut pirang dengan sayap. Mengenai masa depan franchise ini, Keiji Inafune yang merupakan Pimpinan Research dan Development Capcom pada tahun 2008 sempat mengatakan bahwa franchise kini telah hiatus karena perusahaan kekurangan staff dan meningkatnya persaingan pasar JRPG. Dan rasanya, tahun 2026 ini merupakan tahun yang pas untuk kembalinya game tersebut. Prototype Prototype Ada yang masih ingat dengan Prototype? Tentu saja banyak. Franchise yang satu ini menjadi salah satu game pembuka kepopuleran game Action-Adventure Open World modern pada tahun 2009 dan menghasilkan 2 game. Pemain kan memerankan Alex Mercer di seri pertama dan James Heller di sekuel game yang merupakan Shapeshifter dengan kekuatan unik yang dapat mengubah bentuk tubuh menjadi berbagai hal. Dan inilah keunikan yang membuat para fans menyukai franchise tersebut. Namun sayangnya, sejak perilisan game ke-2, Activision mengumumkan bahwa game tersebut tidak mencapai target komersil dan menyebabkan studio pengembang yaitu Radical Entertainment dikecilkan dan menjadi studio pembantu dalam proyek Activision. Rumor mengenai game ke-3 belakangan ini muncul dan para fans semakin berharap dengan kelanjutan franchise ini. Semoga saja tahun ini akan ada informasi mengenai game yang dicintai oleh banyak game ini. Dino Crisis Dino Crisis Dino Crisis merupakan franchise yang sangat ikonik dari Capcom. Game survival horror bertemakan dinosaurus ini sangat populer pada platform PS1 dan para fans mengharapkan kehadiran game terbaru hingga sekarang. Sejak tahun perilisannya di 1999, game ini hanya memiliki total 4 game dengan game Dino Crisis 3 rilis di tahun 2003. Dan lebih dari 23 tahun kemudian, akhirnya Capcom mulai melirik franchise ini dimana mereka telah merilis bundle pada tahun 2025 dan merilis ulang seri pertama dan ke-2 di Steam baru-baru ini. Dan sepertinya langkah tersebut seperti mengisyaratkan bahwa mereka tertarik untuk menghidupkan franchise namun ingin melakukan “cek ombak” terlebih dahulu. Dan mungkin saja, jika penjualannya cukup sukses di Steam, mereka akan membuat game terbaru dari franchise ini. Midnight Club Midnight Club Ada yang ingat dengan Midnight Club? Game balap open-world buatan Rockstar ini memiliki mekanisme balapan yang unik. Pada umumnya, game balap memiliki jalur yang jelas baik jalur trek maupun kota yang diberi pembatas agar pemain tidak tersesat atau keluar jalur. Namun Midnight Club melakukan hal yang berbeda dengan membiarkan pemainnya menempuh jalur manapun asal pemain bisa melewati titik checkpoint yang sudah ditetapkan sehingga setiap pembalap bisa mengambil jalur-jalur yang berbeda. Rockstar telah menahan pengembangan franchise ini sejak tahun 2010 dimana tim pengembangnya perlahan-lahan dilepas. Namun meskipun begitu, sepertinya masih ada harapan terhadap franchise ini. Take-Two Interactive telah mendaftarkan merek dagang serta mengakui eksistensi franchise balapan tersebut pada tahun 2022 lalu. Dan tahun ini sepertinya tahun yang pas untuk mengumumkan game tersebut karena berkurangnya saingan seperti Need for Speed yang kini telah dibekukan. Tenchu Tenchu Jika mengingat game Stealth, salah satu yang pastinya teringat adalah Tenchu. Benar, game ini sangat populer dan memiliki sekitar 9 game sejak perilisan perdana di tahun 1998 hingga 2008. Pada awalnya franchise berada ditangan Acquire dan Activision, namun pada tahun 2004, Fromsoftware membeli franchise ini dan mereka mengembangkannya hingga game terakhir di 2008. Fromso

Argentendo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *