Misi Besar Garena Game Jam 3: Ubah Indonesia dari Konsumen Menjadi Kreator Game Global – Tekno Lewati ke isi utama sprite-hamburger TeknoEntertainmentOtomotifTrenOlahraga sprite-search-solid Cari Cancel sprite-times-solid TeknoEntertainmentOtomotifTrenOlahraga Change Region Mashable Mashable Australia India Italy Middle East Benelux Turkey Southeast Asia Mashable UK World.Mashable.com Tekno Misi Besar Garena Game Jam 3: Ubah Indonesia dari Konsumen Menjadi Kreator Game Global Jangan sampai nggak ikutan By Riyandy Aristyo 10 Feb. 2026 > Tekno Ekosistem industri kreatif digital Indonesia kembali bergejolak dengan energi positif seiring digelarnya Garena Game Jam 3 di BINUS University pada 6-8 Februari 2026. Mengusung slogan inspiratif “Reinvent the Game”, ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan ruang kolaborasi dan networking bagi para pengembang game muda dari kalangan pelajar serta mahasiswa. Selama 48 jam yang penuh adrenalin, para peserta ditantang untuk menuangkan imajinasi mereka ke dalam barisan kode dan aset visual demi menciptakan sebuah karya orisinal yang mampu memukau industri. Kehadiran acara ini mempertegas posisi Indonesia sebagai lumbung talenta digital yang siap bersaing di kancah global. Sebagai inisiatif tahunan yang prestisius, Garena Game Jam menjadi ujung tombak Garena dalam mempercepat pertumbuhan talenta lokal. Menariknya, edisi ketiga ini membawa level kompetisi ke tahap yang lebih tinggi dengan menghadirkan tim Global Game Incubation dan Global Game Developer secara langsung. Para ahli dari panggung internasional ini turun tangan memberikan bimbingan, sesi mentoring intensif, hingga penilaian langsung kepada setiap tim. Langkah strategis ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dan kapabilitas global agar para pengembang muda kita tidak hanya jago di kandang sendiri, tetapi juga memahami standar kualitas industri tingkat dunia. Hans Saleh, selaku Country Head Garena Indonesia, mengungkapkan bahwa komitmen jangka panjang ini adalah bentuk investasi nyata untuk masa depan industri game tanah air. Dengan melibatkan lebih banyak tim global Garena, diharapkan talenta muda Indonesia memiliki kesiapan mental dan teknis yang lebih solid dalam menghadapi dinamika industri yang sangat cepat. Sebanyak 150 peserta terpilih yang terdiri dari mahasiswa hingga fresh graduate beradu strategi dan kreativitas untuk memecahkan tantangan dalam waktu terbatas. Dukungan penuh pun mengalir dari berbagai pihak strategis, mulai dari Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Kementerian Komunikasi dan Digital, Asosiasi Game Indonesia (AGI), hingga Google dan BINUS University sebagai tuan rumah. Semangat transformasi ini diamini oleh Muhammad Neil El Himam dari Kemenekraf RI, yang melihat Garena Game Jam 3 sebagai manifestasi dari ambisi Indonesia untuk berdaulat secara digital. Melalui ajang ini, generasi muda didorong untuk berhenti hanya menjadi pengguna atau konsumen teknologi, dan mulai berani mengambil peran sebagai pencipta. Sementara itu, pihak akademisi yang diwakili oleh Prof. Dr. Derwin Suhartono dari BINUS University juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Ajang seperti ini memberikan pengalaman belajar yang sangat relevan, di mana mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis (hard skills), tetapi juga melatih ketajaman problem solving serta kolaborasi lintas disiplin yang sangat dibutuhkan di masa depan. Selama rangkaian acara yang dipusatkan di Kampus Anggrek, Kemanggisan, suasana kompetisi terasa semakin menantang ketika tema utama “Nothing Works As Expected” diumumkan. Tema yang sarat akan teka-teki ini memaksa peserta untuk berpikir di luar kotak (out of the box) selama proses ideasi hingga eksekusi akhir. Setiap karya yang dihasilkan melalui tahapan checkpoint yang ketat sebelum akhirnya dinilai oleh juri-juri ahli. Bagi tim yang berhasil menjadi pemenang, hadiah senilai Rp30 juta menanti sebagai bentuk apresiasi, ditambah peluang emas untuk masuk ke dalam program inkubasi game Garena Indonesia guna pengembangan produk lebih lanjut hingga tahap penerbitan. Keberhasilan program ini sudah terbukti nyata melalui prestasi tim Flying Dutchman dari ITB, pemenang edisi sebelumnya, yang sukses membawa game buatan mereka, Rota Sella, ke panggung Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025. Pengalaman tersebut membuka pintu bagi mereka untuk menjalin relasi dengan praktisi industri papan atas dari dalam dan luar negeri. Dengan konsistensi Garena dalam menggelar Game Jam, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi “permata” baru dari Indonesia yang karyanya dapat dimainkan dan dinikmati oleh jutaan orang di seluruh dunia, sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi kreatif kita. Topik: Tekno, Gaming, Games, Garena, Mobile Developer, software develop Rekomendasi Untuk Anda Sony WF-1000XM6 Resmi Meluncur! Suara Makin Jernih & ANC 25% Lebih Kuat Sony WF-1000XM6 resmi hadir dengan audio 32-bit, ANC 25% lebih kuat, dan fitur lengkap seperti LDAC serta 360 Reality Audio. Simak spesifikasi dan harganya di sini. Feb 14, 2026 Cara Menyimpan Playlist Video di YouTube dengan Mudah dan Cepat Cara menyimpan playlist di YouTube dengan mudah dan cepat. Simak panduan lengkap save playlist ke Library, cara melihat dan menghapusnya di 2026. Feb 13, 2026 Garena Boyong Kemeriahan FFNS 2026 Spring ke Palembang, Ini Detail Jadwal dan Kualifikasinya! Kabar gembira bagi seluruh survivors di tanah air karena Garena baru saja memberikan kejutan besar mengenai destinasi akhir dari kompetisi paling bergengsi awal tahun ini. Palembang secara resmi terpilih menjadi saksi bisu pertempuran puncak dalam gelaran Grand Final Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Spring yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang. Feb 13, 2026 Indosat Bongkar Jurus AI Pangkas Biaya Supply Chain hingga 40%! Indosat gelar Indonesia AI Day for Supply Chain dan ungkap strategi AI untuk efisiensi biaya serta operasional logistik. Simak solusi AI dan IoT yang diperkenalkan. Feb 13, 2026 Gen Z Indonesia Juara Adopsi AI! Simak Hasil Riset AI Ready ASEAN Terbaru Masa depan digital Asia Tenggara kini memasuki babak baru yang lebih menantang sekaligus menjanjikan. ASEAN Foundation, dengan dukungan penuh dari Google.org, secara resmi meluncurkan ASEAN Digital Outlook dan membedah temuan krusial dari riset AI Ready ASEAN dalam pertemuan regional di Manila, Filipina. Feb 13, 2026 Populer di Mashable Bocoran Harga & Spesifikasi Galaxy S26, Varian Ultra Paling Gahar! Spesifikasi yang beredar kemungkinan besar bukan dokumen resmi. 13 Feb. 2026 Liverpool Pertimbangkan Lepas Mohamed Salah dengan Harga Murah Al Ittihad secara resmi telah memulai negosiasi untuk merekrut Mohamed Salah selama jendela transfer musim panas ini. 13 Feb. 2026 Kratos Kembali! Sony Umumkan Remake Trilogi Klasik God of War untuk Era Modern Makin nggak sabar untuk main game terbaru ini 13 Feb. 2026 Mengenang Kembali Sosok Kurt Cobain yang Isu Kematiannya Kini Jadi Konspirasi Besar M
Misi Besar Garena Game Jam 3: Ubah Indonesia dari Konsumen Menjadi Kreator Game Global
Misi Besar Garena Game Jam 3: Ubah Indonesia dari Konsumen Menjadi Kreator Game Global