Rayakan 20 Tahun, KRAFTON Rilis Terminus KIRA: Teknologi AI Open-Source untuk Developer Game HOME Latest Esports Valorant MLBB PUBG Dota 2 Business dan Tournaments Free Fire League of Legends Wild Rift Call of Duty Turnamen CS:GO All Esports News Games Tech The Best About We Are Ligagame Our Story What We Do Projects Contact HOME Latest Esports Valorant MLBB PUBG Dota 2 Business dan Tournaments Free Fire League of Legends Wild Rift Call of Duty Turnamen CS:GO All Esports News Games Tech The Best About We Are Ligagame Our Story What We Do Projects Contact Games Rayakan 20 Tahun, KRAFTON Rilis Terminus KIRA: Teknologi AI Open-Source untuk Developer Game by Viktor SautFebruary 23, 2026 20:59 PM Share Tweet Share Share Email Share View Comments Di tengah perayaan ulang tahunnya yang ke-20, KRAFTON membuat gebrakan besar di ranah teknologi. Bukan dengan pengumuman game baru, melainkan dengan peluncuran inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang digadang-gadang mampu mengubah cara developer bekerja. Teknologi tersebut bernama Terminus KIRA—sebuah AI agent open-source yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi workflow pengembangan game. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Lee Kang-wook, Head of AI Technology KRAFTON, yang menekankan bahwa Terminus KIRA bukan sekadar eksperimen internal, melainkan kontribusi nyata untuk ekosistem developer global. AI Agent dengan Konsep “Virtual Colleague” Terminus KIRA merupakan versi open-source dari sistem AI internal KRAFTON yang sebelumnya digunakan oleh lebih dari 1.800 karyawan. Nama KIRA sendiri merupakan singkatan dari Krafton Intelligence Rookie Agent. Teknologi ini dikembangkan dengan konsep “virtual colleague” atau rekan kerja virtual. Artinya, AI ini tidak dirancang untuk menggantikan manusia, tetapi untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas teknis seperti penulisan kode dan pemecahan masalah di lingkungan terminal komputer. BACA JUGA: Bagaimana Korea Selatan Menjadi Raksasa Game Global dan Powerhouse Esports Dunia? KIRA dikemas sebagai aplikasi desktop mandiri sehingga dapat diinstal dan digunakan secara luas oleh developer di luar perusahaan. Ini menjadi langkah pertama KRAFTON membagikan teknologi AI mereka secara terbuka melalui brand Ludo Robotics. Peningkatan Performa Signifikan di Terminal-Bench Salah satu sorotan utama Terminus KIRA adalah peningkatan performanya dalam pengujian Terminal-Bench—benchmark yang mengukur kemampuan AI dalam menulis kode dan menyelesaikan tugas di terminal. Versi sebelumnya, Terminus 2, hanya mengandalkan pengecekan log terminal dan pertanyaan sederhana tentang tingkat kepercayaan AI terhadap hasil kerjanya. Terminus KIRA membawa pendekatan baru dengan menambahkan deskripsi tugas yang lebih detail serta prompt self-critique. Pendekatan ini mendorong AI untuk meninjau ulang pekerjaannya sendiri secara kritis dan memperbaiki kesalahan sebelum hasil akhir diberikan. Hasilnya, tingkat keberhasilan meningkat signifikan. Ketika dikombinasikan dengan model Gemini 3.1 Pro Thinking, tingkat keberhasilan meningkat dari 68,5% menjadi 74,8%. Pada model Opus 4.6, performa naik dari 62,9% menjadi 74,4%. Sementara pada Gemini 3.1 Pro standar, skor meningkat dari 52,4% menjadi 64,0%. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan problem-solving AI secara konsisten di berbagai model bahasa besar (LLM). Fokus pada Peran Asistif, Bukan Pengganti Manusia Lee Kang-wook menegaskan bahwa penelitian ini berangkat dari pemahaman realistis bahwa AI belum sempurna. Oleh karena itu, pendekatan yang diambil bukanlah menciptakan model raksasa baru dengan biaya besar, melainkan meningkatkan efektivitas model yang sudah ada melalui teknik prompt engineering seperti self-critique. Strategi ini dinilai lebih efisien secara biaya sekaligus lebih praktis untuk diimplementasikan. Alih-alih membangun proprietary model berskala besar, KRAFTON memilih memaksimalkan model komersial yang sudah tersedia dengan pendekatan teknis yang lebih ringan. Langkah ini juga menunjukkan bahwa AI lebih optimal sebagai asisten cerdas dalam workflow pengembangan game—membantu debugging, scripting, hingga automasi tugas teknis—bukan sebagai pengganti penuh peran manusia. Kontribusi untuk Ekosistem Open-Source Global Menariknya, KRAFTON menegaskan bahwa rilis Terminus KIRA bukan ditujukan untuk ekspansi bisnis komersial. Tujuan utamanya adalah berbagi inovasi dan mendorong kemajuan teknologi dalam komunitas developer global. Sebagai perusahaan game asal Korea Selatan, langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa industri game Asia semakin aktif berkontribusi pada ekosistem teknologi terbuka. Dengan semakin kompleksnya proses pengembangan game modern—mulai dari integrasi AI NPC, optimasi performa, hingga pipeline produksi—kehadiran agen AI seperti Terminus KIRA berpotensi menjadi alat bantu penting bagi studio skala kecil hingga besar. Era Baru Workflow Game Development? Di usia ke-20, KRAFTON tampaknya ingin menegaskan identitasnya bukan hanya sebagai publisher game global, tetapi juga sebagai inovator teknologi. Terminus KIRA bisa menjadi fondasi awal transformasi workflow developer—di mana AI tidak lagi sekadar fitur tambahan dalam game, tetapi bagian integral dari proses pembuatannya. Jika adopsinya meluas, bukan tidak mungkin model kerja developer di masa depan akan selalu ditemani “rekan virtual” berbasis AI. Berbeda dari media yang dikendalikan korporasi besar, dukungan komunitas gamers bisa membantu kami tetap independen, berani mengkritisi, dan konsisten menghadirkan konten terbaik untuk gamer Indonesia. Jika ingin melihat jurnalisme game yang lebih tajam, berimbang, dan tidak sekadar sensasi, kamu tahu apa yang harus dilakukan. Dukung Ligagame secara rutin dan jadilah bagian dari pertumbuhan industri game yang lebih sehat. Suka dengan artikel ini? Bantu donasikan dengan share atau infokan saja ke temen-temen kalian-sekalian. Ikuti terus berita GAMES dan Esports dan di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian. Baca selanjutnya: SIMA 2: Terobosan Embodied AI Google yang Bisa Jadi “Pemain” Baru di Dunia Game View the discussion thread. back to top BERITA REKOMENDASI IShowSpeed Siap Marathon The Walking Dead! Ini Jadwal dan Konsep Stream-nya Menuju Pelatnas! PB ESI Mulai Seleksi Nasional Atlet Esports 2026 Semua yang Perlu Kamu Tahu soal Indonesia Honor of Kings Laga (IKL) Spring 2026 Update Genshin Impact 6.4 Rilis 25 Februari 2026, Cek Semua Event dan Reward-nya LIGAGAME ESPORTSThe First Full-Service Esports Agency in Indonesia Ligagame Esports adalah Media & Broadcasting Production Company tertua di Indonesia, dengan platform informasi seputar esports, games, dan live streaming yang bertujuan untuk mengembangkan industri esports Indonesia. ABOUT LIGAGAME We Are Ligagame Our Story Services Projects Contact News Valorant Dota 2 PUBG Mobile Business © 2020 PT Lintas Portal Indonesia. All rights reserved. Follo
Rayakan 20 Tahun, KRAFTON Rilis Terminus KIRA: Teknologi AI Open-Source untuk Developer Game
Rayakan 20 Tahun, KRAFTON Rilis Terminus KIRA: Teknologi AI Open-Source untuk Developer Game