Review Marathon – Extraction Shooter dengan Daya Tarik Diluar Dugaan!

Review Marathon – Extraction Shooter dengan Daya Tarik Diluar Dugaan!
1 Min Read 0 22

Review Marathon – Extraction Shooter dengan Daya Tarik Diluar Dugaan! | GamerWK Home Berita Mobile Games iOS Android Konsol PlayStation 4 PlayStation 5 Nintendo Switch Xbox One Xbox Series S Xbox Series X PC Opini Wawancara Situs Saudara Wanuxi GamerBraves Gamer Santai Gamer555 Borderlands 4 No Result View All Result Home Berita Mobile Games iOS Android Konsol PlayStation 4 PlayStation 5 Nintendo Switch Xbox One Xbox Series S Xbox Series X PC Opini Wawancara Situs Saudara Wanuxi GamerBraves Gamer Santai Gamer555 Borderlands 4 No Result View All Result No Result View All Result Review Marathon – Extraction Shooter dengan Daya Tarik Diluar Dugaan! by Fadhil March 25, 2026 in Konsol, PC, PlayStation 5, Review, Xbox Series S, Xbox Series X 0 Simak review terbaru kami untuk Marathon yang berhasil membuktikan kualitasnya sebagai extraction shooter unik dan kompeten Share ke FacebookShare ke TwitterShare ke Telegram Sebagai salah satu rilis game terbesar di bulan ini, harus diakui kalau hype akan Marathon terasa lemah dan bahkan tidak sedikit yang memberi reaksi negatif. Ini berhubungan dengan debut beberapa game live-service terbaru yang berujung gagal, sehingga Marathon dianggap sebagai contoh selanjutnya yang akan mengikuti tren tersebut. Tapi hanya dengan memainkan gamenya sebentar, kami bisa jamin kalau ini adalah extraction shooter yang kompeten dan kaya potensial. Tidak luput dari kekurangan tentunya, karena justru ada beberapa yang menurut kami terasa cukup krusial meski bisa diperbaiki seiring perilisan update konsisten di masa depan yang juga bisa menjawab feedback komunitas dengan serius. Bagi kamu yang mungkin masih ragu akan kualitas dan premis Marathon, pada artikel berikut kami sudah merangkum review lengkap dari gamenya! Style Tidak Biasa dengan Perpaduan Horor Secara tidak terduga, game ini benar-benar memancarkan style yang kuat, terutama lewat estetika “horor cyberpunk steril” yang terasa benar-benar unik dan berbeda dari apa pun yang sudah pernah kami lihat. Ini bukan hanya sekedar dari tampilan luar, karena identitas tersebut tertanam dalam seluruh pengalaman bermain. Sejak pertama kali memulai setiap misi, kamu bisa merasakan suasana tidak biasa yang langsung memberi tone kuat pada atmosfer gamenya. Hal ini juga terbawa ke penyajian narasi. Meski cara penyampaian ceritanya cukup minimal dan tidak terlalu bergantung pada cutscene, game ini tetap berhasil menciptakan nuansa tidak nyaman yang terus terasa di latar belakang. Kamu akan selalu merasakan adanya sesuatu yang tidak beres, seolah dunia itu sendiri punya wujud tersembunyi yang lebih dari sekadar gambaran era futuristik. Detail-detail kecil juga semakin memperkuat kesan ini. Contohnya seperti layar loading sebelum setiap misi terasa cukup menyeramkan, terutama dengan visual seperti ngengat hidup yang menggerogoti kabel. Lingkungan dalam game juga berperan besar di sini, karena setiap area dibuat dengan sangat indah dan memiliki desain struktur yang berbeda, termasuk kondisi lingkungannya selaras dengan tone tersebut sehingga membuat setiap lokasi terasa berkesan. Meski begitu, UI mungkin adalah salah satu bagian yang tidak sepenuhnya mencapai tingkatan polish yang sama. Navigasinya bisa membingungkan di awal, dengan menu yang tidak langsung intuitif, sehingga kmu jelas akan memakan waktu sampai bisa terasa familiar. Progression Seru Lewat Faksi Cerita dalam game ini berfokus pada kompetisi antara berbagai faksi yang semuanya berusaha mengamankan sumber daya Tau Ceti dengan cara merekrut para Runner. Para Runner ini adalah tentara bayaran cybernetic, dan merekalah karakter yang kamu mainkan sepanjang game. Ada enam faksi secara total, yaitu CyberAcme, NuCaloric, Traxus, MIDA, Arachne, dan Sekiguchi. Masing-masing menawarkan keunggulan tersendiri dan memiliki fokus naratif yang berbeda, yang secara perlahan membantu membangun karaktermu seiring waktu. Selain itu, setiap faksi memiliki pohon upgrade sendiri yang memungkinkanmu membuka berbagai kemampuan menggunakan Credits. Sistem progresinya terasa konsisten memuaskan, karena kamu hampir selalu menuju sesuatu yang berarti, bukan sekadar grinding tanpa arah. Pada saat yang sama, game ini tidak membiarkanmu terlalu nyaman. Menghabiskan terlalu banyak waktu menjelajah Tau Ceti bisa berisiko, karena kamu bisa kehilangan semua loot dan gear yang sudah dikumpulkan. Hal ini menciptakan ketegangan konstan di mana kamu harus memutuskan apakah ingin terus maju atau bermain aman. Jika kamu kehilangan semuanya, kembali masuk ke objektif berikutnya bisa terasa berat, terutama jika kamu bergantung pada Sponsored Kits. Berbicara soal Runner, ada tujuh kelas yaitu Assassin, Destroyer, Vandal, Triage, Recon, Thief, dan Rook. Kami sendiri lebih sering menggunakan Destroyer karena kemampuan defensifnya yang kuat, yang membuat bertahan dalam pertempuran lebih mudah. Namun, tetap terlihat jelas kalau tidak semua Runner memiliki balancing yang sama. Saat ini meta sangat menguntungkan Thief. Kemampuan “grapple slide”-nya memungkinkan pergerakan yang sangat cepat dalam jarak jauh, membuatnya sangat sulit dilacak dan sangat efektif untuk melarikan diri dari situasi berbahaya. Triage juga menjadi sorotan karena kelas ini memberikan penyembuhan terus-menerus dan bisa menghidupkan kembali rekan tim dari jarak jauh menggunakan Med Drone. Di tangan yang tepat, hal ini bisa membuat satu tim terasa hampir mustahil dikalahkan, yang benar-benar menyoroti ketimpangan keseimbangan antar peran. Gameplay yang Didukung Gunplay Solid Gameplay berputar pada menyelesaikan objektif, mengumpulkan apa pun yang bisa ditemukan, dan berhasil keluar tanpa kehilangan semuanya. Meskipun objektif memberi arah, kamu juga bebas menjelajahi map dan mencari loot tambahan. Di sinilah risiko benar-benar terasa, karena kamu tidak pernah tahu kapan kelompok pemain lain akan muncul dan menyergapmu. Saat kamu merasa siap, kamu harus menemukan titik ekstraksi dan melakukan Exfil untuk mengamankan progresmu. Momen ini selalu terasa tegang, terutama jika kamu membawa gear berharga, karena satu kesalahan saja bisa membuat semua yang kamu kumpulkan selama run hilang. Awalnya ada tiga map utama yaitu Perimeter, Dire Marsh, dan Outpost, sebelum akhirnya Cryo Archive ditambahkan sebagai map keempat untuk konten endgame. Kamu memulai dari Perimeter dan secara bertahap membuka map lainnya seiring progres. Tingkat kesulitan meningkat cukup drastis di map yang lebih akhir. Tidak hanya pemain yang lebih berpengalaman yang aktif di sana, tetapi musuh AI juga jauh lebih kuat, bahkan terkadang lebih berbahaya daripada pemain asli tergantung situasinya. Bahaya lingkungan menambah lapisan tantangan lainnya. Kamu akan menemukan hal-hal seperti sarang serangga yang harus dihancurkan dan area yang mengeluarkan gas beracun. Efek status sangat menghukum di sini. Tidak ada sistem buildup, jadi bahkan paparan singkat bisa langsung memberikan efek status, dan efek tersebut cukup lama untuk menjadi ancaman serius jika kamu

Argentendo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *