Kuro Games Tindak Tegas Aksi DMCA Palsu yang Dialami Para Artist Wuthering Waves

Kuro Games Tindak Tegas Aksi DMCA Palsu yang Dialami Para Artist Wuthering Waves
1 Min Read 0 17

Kuro Games Tindak Tegas Aksi DMCA Palsu yang Dialami Para Artist Wuthering Waves Berita TECH G | LIST Review Tutorial OPINI Video TikTok YouTube Facebook GB Live! Freebies Free Games Giveaway TopupNEW No Result View All Result Android iOS PC PS4 PS5 Switch XBOX One Xbox Series X Genshin Impact GTA GB Live! Berita TECH G | LIST Review Tutorial OPINI Video TikTok YouTube Facebook GB Live! Freebies Free Games Giveaway TopupNEW No Result View All Result No Result View All Result Gamebrott > Berita > Kuro Games Tindak Tegas Aksi DMCA Palsu yang Dialami Para Artist Wuthering Waves Kuro Games Tindak Tegas Aksi DMCA Palsu yang Dialami Para Artist Wuthering Waves by Muhammad Faisal 26 Maret 2026 in Berita Reading Time: 5 mins read A A A A Reset 0 0 SHARES 0 VIEWS Bagikan ke FacebookShare on Twitter Kuro Games Wuthering Waves – Kuro Games dikenal sebagai developer yang membuat game Punishing Gray Raven dan juga Wuthering Waves. Dalam komunitas game gacha, Kuro dikenal sering aktif memberikan respon terhadap masukan dan keluhan yang terjadi di komunitas Player-nya meski game mereka masih banyak kekurangan. Baru-baru ini pihak Kuro memberikan tanggapan secara tegas terhadap pelaku yang mengatasnamakan dirinya sebagai pihak Kuro Games dan mengirim DMCA palsu ke para Artsit gambar WuWa. Waduh, apa yang sebenarnya terjadi? Kronologi Kuro Games Tanggapi Tegas Pelaku Pengirm DMCA Palsu ke Artist Gambar Wuthering Waves Seperti apa kronologi kejadian masalah ini bisa terjadi? Beberapa hari yang lalu, komunitas game Wuthering Waves ramai membahas adanya informasi dari para Artist gambar WuWa di media sosial Twitter X. Diketahui ada beberapa Artist gambar WuWa mendapatkan surat teguran DMCA dari sebuah email mengatasnamakan dirinya dari pihak Kuro. Tidak sampai disitu saja, para korban Artist gambar yang sebelumnya meng-upload karya gambar WuWa mereka di Twitter X tiba-tiba dihapus oleh platform. Dari informasi yang didapatkan, gambar tersebut berfokus pada interaksi 2 atau lebih karakter wanita game WuWa. Kalian bisa lihat beberapa contoh Artist gambar WuWa yang mengalami kejadian tersebut di bawah ini. (Source: Reddit) (Source: Reddit) Setelah ditelusuri lebih lanjut, para korban Artist gambar WuWa dalam kejadian ini menemukan kejanggalan pada surat teguran DMCA dari pihak mengatasnamakan Kuro. Mereka menemukan email yang mengirim surat tersebut pada email mereka memiliki domain publik seperti @gmail.com atau @outlook.com, dan itu bukan resmi @kurogames.com. Komunitas WuWa menemukan pelaku diduga merupakan orang-orang yang berasal dari grup tertentu dimana mereka menyebut grup tersebut sebagai toxic di komunitas game gacha. Komunitas WuWa juga menemukan para pelaku sengaja mengirim surat palsu DMCA ke para Artist gambar yang menggambar karakter dengan tema spesifik. Ada yang mengatakan pelaku melakukan hal ini karena mereka tidak suka gambar dimana karakter WuWa digambarkan seperti tema seperti itu. Selain itu diduga mereka juga melakukan mass report kepada para Artist di postingan gambar di Twitter X. Dear Wuthering Waves players.It has come to our attention that certain individuals are doing illegal actions such as impersonating our own company emails and taking down people's posts. Kuro games have always prioritised for artistic freedomThe perpetrators will be dealt with https://t.co/lPFm5oYqXA pic.twitter.com/gvZjQAWp16— Daily Solon (@timelysolon) March 24, 2026 Karena itulah beberapa hari yang lalu dan sampai sekarang pembicaraan mengenai masalah ini sedang ramai menjadi perbincangan di komunitas game WuWa. Sampai pada akhirnya pihak Kuro langsung menanggapi masalah tersebut secara resmi. Respon Tegas dari Kuro Games Seperti apa respon dari Kuro terkait masalah ini? Melalui sebuah tweet baru di akun Twitter X resminya, Kuro Games mengetahui masalah yang sedang ramai menjadi perbincangan di komunitas game WuWa dan juga para Artist gambar yang mengalami masalah ini. Kuro menjelaskan secara tegas bahwa pihak mereka tidak pernah memberikan izin ataupun terlibat dalam aktifitas pelaporan terhadap karya fanart dari para Artist yang membuat gambar berdasarkan game mereka. Berdasarkan penjelasannya, pihak Kuro telah mengumpulkan segala bukti yang mereka perlukan dan akan menyerahkan masalah ini ke pihak Twitter X. Hal ini bertujuan sebagai bahan peninjauan ulang untuk pihak platform medsos agar laporan-laporan palsu seperti itu tidak terjadi lagi di masa depan. Selain itu Kuro akan mengambil langkah hukum dan tindakan untuk melindungi hak mereka dalam menangani segala bentuk pelanggaran ataupun yang dapat merusak reputasi disebabkan oleh tindakan penipuan seperti yang terjadi sekarang. Untuk membantu para Artist gambar yang menjadi korban dari kejadian ini, mereka bisa menghubungi pihak Customer Service Kuro di email resmi mereka. Dan email tersebut juga tertulis email resmi mereka memiliki domain @kurogames.com menunjukkan keaslian itu adalah email asli dari Kuro. Dear Rovers,We have recently identified instances of malicious reporting and the removal of Wuthering Waves fan-created content on X (Twitter) under the official name of Wuthering Waves. We would like to clarify that Wuthering Waves has neither authorized nor participated in…— Wuthering Waves (@Wuthering_Waves) March 25, 2026 Itulah informasi mengenai respon tegas dari pihak Kuro terkait adanya aksi DMCA palsu yang dialami oleh para Artist gambar WuWa. Semoga masalah ini cepat selesai dan tidak terjadi lagi kedepannya. Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Wuthering Waves atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com. Tags: Featured PostKuro GamesWuthering Waves SummarizeShareTweetSend Previous Post Marathon Terjual 1,2 Juta Kopi, PlayStation Hanya Sumbang 19 Persen Dari Total Penjualan Muhammad Faisal “Editor dan Veteran Game Gacha di Gamebrott.” Ia adalah seorang Gamer yang telah aktif mengamati dan menganalisis perkembangan game gacha selama lebih dari satu dekade sejak tahun 2013, memberikannya pemahaman mendalam tentang tren pasar dan mekanika game berdasarkan pengalaman pribadi. Pengalamannya yang luas terhadap game genre JRPG, memiliki minat yang kuat terhadap game JRPG, bahkan yang sering dianggap underrated, seperti Trails Series. Berfokus pada analisis mendalam mengenai isu-isu yang sedang hangat, tren up-to-date, serta insight mendasar yang menjadi perbincangan utama di komunitas Gamer secara luas. Related Posts Player RE Requiem Usia 91 Tahun Tamatkan Game Pakai Catatan Sendiri Tanpa Petunjuk di Internet by Muhammad Faisal 23 jam ago 0 Ada seorang Player Resident Evil Requiem berusia 91 tahun berhasil tamatkan dengan buku catatan sendiri tanpa guide di internet. Serius,… CEO NVIDIA Mengaku Tak Suka ‘AI Slop’, Singgung Kekhawatiran Gamer Soal DLSS 5 by Muhammad Faisal 24 jam ago 0 Menyinggung kekhawatiran Gamer soal DLSS 5, Jensen Huang selaku CEO NVIDIA mengaku diriniya tidak s

Argentendo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *